Kuliah

Lika-liku Tugas Akhir

Posted on

ITSTouringView

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Marilah bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmatnya sehingga saya bisa menulis artikel lagi pada blog “tersayang” saya ini. Terima kasih pula bagi para kawan-kawan yang menyempatkan waktunya untuk membaca artikel-artikel dari saya. Postingan blog saya kali ini merupakan yang pertama kalinya setelah sekitar 6 bulan vakum menulis karena berbagai kesibukan dan aktivitas. Nah, untuk mengobati kerinduan pembaca akan tulisan saya, saya akan memberikan sedikit cerita tentang apa yang telah saya lalui selama 6 bulan ini. (mas, ini curhat ya? bisa dibilang begitu, juga bisa dibilang tidak, haha).

Oke, di semester terakhir saya (semester 8) ini, sebenarnya saya sudah tidak mengambil mata kuliah yang membutuhkan tatap muka di kelas lagi. Saya hanya mengambil SKS untuk Tugas Akhir sebesar 5 SKS. Saya juga sudah tidak menyibukkan diri di organisasi yang membutuhkan akses keluar yang banyak, dan kebanyakan hanya stay di laboratorium sebagai “Administrator” (atau bisa dibilang juga penjaga lab). Seperti pembaca ketahui di artikel sebelumnya bahwa saya telah menyelesaikan tahap sidang proposal awal Tugas Akhir sekitar bulan November tahun kemarin. Ironisnya, karena saat itu semester 7 dan saya masih berkutat dengan mata kuliah yang lain, rencana yang telah saya susun belum dapat dieksekusi. Menurut rencana saya, Tugas Akhir bisa selesai sekitar bulan Februari / Maret, tetapi kenyataan berkata lain. Saya harus ketat membagi waktu untuk menyelesaikan berbagai tugas kuliah dan progress Tugas Akhir. Kesalahan lainnya adalah jarangnya komunikasi dengan dosen pembimbing Tugas Akhir saya. Setelah selesai sidang proposal, saya jarang (sangat jarang) melakukan bimbingan dengan dosen, baik itu dosen pembimbing 1 maupun 2. Bisa dikatakan saya “ngilang” pada waktu itu.

Akhirnya, setelah selesai mengurus berbagai urusan, Tugas Akhir dapat mulai dikerjakan pada bulan Maret, melenceng sekitar 4 bulan dari jadwal semula. Tugas Akhir saya diimplementasikan dengan bahasa pemrograman Java (Android native) pada sisi client an PHP pada server. Pada Tugas Akhir diimplementasikan cukup banyak konsep dan teknologi, antara lain OOP, StoredProcedure dengan MySQL, REST Web Service, JSON, Google Map API, jQuery, PathFinding dengan Algoritma Dijkstra, dan penghitungan jarak 2 titik point yang berbeda dengan Rumus Haversine. Akhirnya setelah memakan waktu 4 bulan untuk tahap analisa, perancangan, implementasi, pengujian dan kemudian sidang dengan dosen pembimbing dan penguji, akhirnya Tugas Akhir selesai 🙂

Bismillah, Man Jadda Wajada
Bismillah, Man Jadda Wajada
Iklan

Alien Bomber

Posted on Updated on

Tampilan Awal Alien Bomber
Tampilan Awal Alien Bomber
About
Halaman About, Profil Pembuat

Baca entri selengkapnya »

Administrator Laboratorium RPL

Posted on Updated on

Administrator Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak
Administrator Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak

Dari kiri ke kanan : 
Atas : Mas Yusuf (2009), Mas Iqbal (2009 – Lulus, CEO Floo Studio), Mas Lutfi (2009), Ghani (2011), Gregory (2010), Mas Aldi (2009). Tengah : Yenita (2010 – Fastrack S2), Mbak Ami (2009 – Lulusm S2 MMT ITS), Mbak Wenny (2009 – Lulus, S2 Thailand), Mbak Riski (2009), Anjar (2011), Ervina (2010), Fadilah (2010). Bawah : Mas Najib (2009 – Lulus), Tommy (2011), Fadli (2010), Habibie (2011), Rahman (2011) Baca entri selengkapnya »

Done! Proposal Tugas Akhir

Posted on

Done! Proposal Tugas Akhir Diterima!
Done! Proposal Tugas Akhir Diterima!

Setelah melewati tahap sidang proposal dan penambahan revisi dari Dosen Penguji, akhirnya proposal Tugas Akhir saya tentang perangkat lunak Augmented Reality di Android diterima. 🙂 Bismillah!

Tips Mendapatkan Kerja Praktek Impian

Posted on Updated on

Laporan Hasil Kerja Praktek
Done! Finally! Laporan Hasil Kerja Praktek

Bagi teman-teman mahasiswa, kerja praktek (KP) menjadi salah satu tahapan penting saat menjalani masa transisi awal dari mahasiswa menjadi seorang profesional, baik menjadi karyawan di sebuah perusahaan maupun merintis usaha dari awal. Kerja praktek memberikan pengalaman nyata bagaimana rasanya langsung terjun di industri dan mengerjakan tugas-tugas tertentu yang diberikan oleh perusahaan. Pada jenjang S1 biasanya kerja praktek dilaksanakan pada tahun ke 3 semester genap, setelah mahasiswa telah melampaui jumlah SKS tertentu yang sudah ditetapkan oleh kampus. Pengalaman yang didapatkan tentu berbeda antara satu mahasiswa dengan mahasiswa lainnya, tergantung di mana kerja praktek dilaksanakan.

Sama seperti saat memilih tempat kuliah, memilih tempat kerja praktek sedikit banyak juga memberikan pengaruh saat memilih karir impian. Karena di tempat kerja kita dapat mengetahui kondisi langsung di lapangan. Untuk itu, kali ini saya ingin berbagi tips untuk mendapatkan kerja praktek impian, agar kita dapat bekerja dengan ikhlas dan berkontribusi dengan maksimal. Baca entri selengkapnya »

Design Pattern : Composite

Posted on

Composite Analogy

Masih dengan topik tentang Design Pattern. Kali ini saya akan membahas tentang Design Pattern yang termasuk dalam Structural Pattern. Postingan sebelumnya telah membahas tentang Decorator Pattern. Composite Pattern digunakan untuk merepresentasikan sebuah hirarki objek sehingga dapat sebuah objek dapat menjadi komposisi bagi objek yang lain. Misalnya dianalogikan seperti ini, kita akan menggambar sebuah objek manusia. Objek manusia tersebut terdiri dari objek-objek dasar seperti garis, kotak, lingkaran, segitiga dan bentuk lainnya. Beberapa bentuk badan seperti mata dan kepala merupaka representasi dari objek dasar lingkaran.  Saat diimplementasikan, apabila kita tidak menggunakan composite pattern, kita harus mendefinisikan mata dan kepala menjadi sebuah class tersendiri. Yang menjadi masalah apabila ada banyak bentuk badan yang memiliki bentuk objek dasar yang sama. Ini berarti kita harus mendefinisikannya satu per satu. Saat program dikembangkan menjadi lebih komplek, kita akan semakin kewalahan dalam melakukan manajemen objek-objek tersebut. Dengan Composite Pattern, permasalahan ini dapat diselesaikan. Cara pendekatannya adalah dengan melakukan recursive composition sehingga memungkinkan sebuah objek dapat memanggil objek yang lain untuk dijadikan komposisinya. Baca entri selengkapnya »

Kita VS Korupsi

Posted on Updated on

Dengan banyaknya kasus korupsi yang terungkap di kalangan pejabat tinggi pemerintah, semakin menambah rasa ketidakpercayaan di kalangan masyarakat terhadap pemerintahan. Ini semakin mengingatkan kita sebagai generasi muda harus turut berperan dalam gerakan pemberantasan korupsi. Saya ingin membagikan sebuah film pendek yang semoga dapat menyadarkan bahwa korupsi ada banyak sekali di sekitar kita.

Baca entri selengkapnya »