Kerja Praktek

Tips Mendapatkan Kerja Praktek Impian

Posted on Updated on

Laporan Hasil Kerja Praktek
Done! Finally! Laporan Hasil Kerja Praktek

Bagi teman-teman mahasiswa, kerja praktek (KP) menjadi salah satu tahapan penting saat menjalani masa transisi awal dari mahasiswa menjadi seorang profesional, baik menjadi karyawan di sebuah perusahaan maupun merintis usaha dari awal. Kerja praktek memberikan pengalaman nyata bagaimana rasanya langsung terjun di industri dan mengerjakan tugas-tugas tertentu yang diberikan oleh perusahaan. Pada jenjang S1 biasanya kerja praktek dilaksanakan pada tahun ke 3 semester genap, setelah mahasiswa telah melampaui jumlah SKS tertentu yang sudah ditetapkan oleh kampus. Pengalaman yang didapatkan tentu berbeda antara satu mahasiswa dengan mahasiswa lainnya, tergantung di mana kerja praktek dilaksanakan.

Sama seperti saat memilih tempat kuliah, memilih tempat kerja praktek sedikit banyak juga memberikan pengaruh saat memilih karir impian. Karena di tempat kerja kita dapat mengetahui kondisi langsung di lapangan. Untuk itu, kali ini saya ingin berbagi tips untuk mendapatkan kerja praktek impian, agar kita dapat bekerja dengan ikhlas dan berkontribusi dengan maksimal. Baca entri selengkapnya »

Dynamic Dashboard Customer Access

Posted on

Kali ini saya ingin bercerita tentang apa yang sudah didapatkan selama menjalani kerja praktek di Bandung selama 1 bulan 1 minggu selama Bulan Juli-Agustus kemarin. Kenapa baru sekarang? Karena setelah kerja praktek berakhir saya melanjutkan perjalanan ke Wonosobo (kampung halaman) untuk beristirahat dari segala kesibukan dan menghabiskan waktu full untuk bapak,ibu, dan adik-adik. Baru setelah seminggu setelah lebaran saya berangkat lagi ke Surabaya untuk kemudian memulai lagi berbagai aktivitas.

Selama menjalani kerja praktek, saya mendapatkan arahan dan bimbingan dari salah seorang Network Engineer Telkom R&D Center, Bapak Sri Ponco Kisworo. Pak Ponco ini merupakan seorang engineer yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengembangkan teknologi di Indonesia. Dengan berbagai kompetensi yang dimiliki, pembimbing saya bahkan sempat mengisi sebuah forum TMN internasional, informasinya bisa didapatkan di sini.

TM Forum Speaker
TM Forum Speaker

Baca entri selengkapnya »

Bandung Digital Valley

Posted on

Pernah dengar Bandung Digital Valley (BDV)? Bandung Digital Vallery merupakan tempat yang digunakan bagi institusi, UKM atau startup untuk mengembangkan produk mereka. Jika teman-teman melihat lebih lanjut, konsep ini terinspirasi oleh Silicon Valley yang ada di US. Silicon Valley merupakan lokasi tempat bernaungnya perusahaan-perusahaan IT terkemuka dunia, seperti Google, AMD, Intel, HP, Apple, Cisco, dan masih banyak yang lain. Informasi Silicon Valley lebih lanjut bisa dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/Silicon_Valley.

Silicon Valley
Silicon Valley

Terinspirasi dari hal tersebut, Telkom bernisiatif untuk mengembangkan industri kreatif khususnya yang berhubungan dengan teknologi informasi. Dari situlah Bandung Digital Valley (BDV) lahir. BDV terletak di Telkom R&D, Jalan Gegerkalong Hilir No. 47 Bandung 40152. Telkom Indonesia memiliku kantor pusat di Jalan Japati No. 1 Bandung, sedangkan di daerah Gegerkalong Hilir ini merupakan daerah Telkom Corporate University, dan di bawahnya berdiri kantor dan Gedung Menara R&D, tempat saya kerja praktek sekarang. Informasi lebih lanjut tentang BDV dapat dilihat di http://www.bandungdigitalvalley.com dan http://dailysocial.net/post/bandung-digital-valley-resmi-diluncurkan-video. Baca entri selengkapnya »

Akhirnya Kerja Praktek Dimulai

Posted on

Alhamdulillah, setelah kerja praktek ditunda 1 minggu akhirnya dimulai pada hari Senin kemarin, 1 Juli 2013. Selama kerja praktek, ada beberapa peraturan yang harus ditaati, peraturan ini berlaku bagi seluruh pegawai, termasuk kami yang sedang menjalani KP. Ternyata pada musim liburan sekolah pada bulan Juli-Agustus, bukan hanya kami yang menjalani KP. Ada banyak teman-teman dari SMK maupun universitas lain menjalani proses yang sama. Berdasarkan pemaparan dari bagian SDM Telkom RDC, setidaknya ada sekitar 150 orang siswa/mahasiswa yang menjalani KP ataupun penelitian untuk TA di Telkom RDC ini. Di Telkom RDC kami ditempatkan di divisi RDNM (Research & Development of Network Management). Telkom RDC (Research & Development Center) merupakan unit pendukung dari PT Telekomunikasi Indonesia yang bertugas untuk melakukan riset-riset terkait produk dan layanan yang dihasilkan oleh Telkom. Informasi lebih lengkap tentang Telkom RDC bisa diakses di http://www.telkomrdc-media.com/.

Di Telkom RDC ini, kami dibagi menjadi 2 kelompok dengan tugas yang berbeda. Kelompok pertama (Fadli dan Fahmi) mengerjakan project tentang Dashboard Dynamic. Dashboard Dynamic ini merupakan salah satu bagian kecil dari project besar yang sedang dikerjakan oleh divisi RDNM. Di sini kami membuat sebuah User Interface di mana dapat mengakomodasi traffic data yang dapat diakses secara realtime menggunakan web. Dashboard ini akan mengakses data-data yang sudah diefisiensikan dengan menggunakan teknik CEP (Complex Event Processing). Sedangkan kelompok kedua (Riduwan dan Muammar) mengerjakan project tentang SSH Over Web, di mana command line dapat dieksekusi melalui web sekaligus menampilkan return dari command yang dijalankan. Baca entri selengkapnya »

Kota Bandung #4 – Museum

Posted on Updated on

Tidak terasa sudah hampir 1 minggu berada di Bandung, rencana kerja praktek yang awalnya dimulai hari Senin kemarin berubah menjadi hari Senin, 1 Juli 2013 besok. Di akhir minggu ini, salah satu teman kami yang KP di Pertamina Jakarta, Hani Ramadhan, menyempatkan untuk berkunjung ke Bandung. Untuk menyambutnya, kami berencana untuk berkunjung ke kawah putih, salah satu tujuan wisata di Bandung Selatan. Tetapi, setelah berunding sejenak, kami memutuskan untuk muter-muter museum di kota Bandung saja, sekalian membantu pembuatan PKM salah satu teman kami, Fahmi Hidayatullah yang mengangkat tema pelestarian museum.

Hari Sabtu kami memutuskan untuk mengunjungi 3 museum berikutnya, yaitu Museum Konferensi Asia Afrika, Museum Kereta Api dan Museum Mandala Wangsit. Museum Konferensi Asia Afrika merupakan museum yang menyimpan koleksi dari sejarah Konferensi Asia Afrika yang diadakan pada tahun 1955. Museum ini terletak di Jalan Asia Afrika, 100 meter dari Masjid Agung Bandung yang berdiri megah di samping Alun-alun Bandung. Sedangkan Museum Kereta Api terletak di sebelah utara ITB, dekat Taman Ganesha. Museum Mandala Wangsit terletak di dekat Jalan Braga, salah satu destinasi wisata yang menawarkan panorama  kota tua Bandung. Dari 3 target museum ini, hanya Museum Konferensi Asia Afrika yang bisa kami kunjungi, sementara 2 museum yang lainnya ditutup karena memang hanya buka dari hari Senin sampai Jumat. Akses transportasinya juga cukup mudah, dari Gegerkalong (kos kami), naik angkot jurusan Kalapa-Ledeng (bilang saja mau ke alun-alun). Kemudian kami berjalan kaki sekitar 100 meter menuju alun-alun kota Bandung kemudian dilanjutkan ke Museum Konferensi Asia Afrika Baca entri selengkapnya »

Kota Bandung #3 – ITB

Posted on

Hari Ketiga, Selasa, 25 Juni 2013. Masih minggu pertama, yang berarti masih libur. Walaupun begitu, saya sudah berkomunikasi dengan pembimbing via email, dan langsung ditugasi untuk mencari informasi terkait lab dan tempat saya bekerja minggu depan. Oke, saya akan melanjutkan cerita seputar petualangan di Bandung. Walaupun sebagai dari kami berempat sudah pernah berkunjung, tetap kurang lengkap rasanya bila kami tidak berkunjung ke ITB (Institut Teknologi Bandung). Bagi saya sendiri, lega rasanya akhirnya dapat berkunjung ke 4 perguruan tinggi besar di Indonesia. Setelah UGM, ITS (kampus sendiri), UI, dan akhirnya tahun ini dapat ke ITB. Dari Gegerkalong, kami menggunakan angkot jurusan Cicaheum-Ledeng, cukup bayar 3000 rupiah.

Sesampainya di ITB kami masuk lewat pintu belakang, dekat sekolah bisnis dan manajemennya ITB. Setelah beberapa waktu berjalan, sampai juga kami di Taman Ganesha, pusatnya ITB. Nah, di sini saya ingin membandingkan dengan kondisi sekitar di ITS. Di ITB, lahan parkir terletak di pinggiran kampus, dan untuk mengakses ke lokasi kuliah kita harus jalan kaki. Bagi mahasiswa yang masuk ke kampus lewat gerbang depan, langsung disambut oleh hijaunya taman. Di sekeliling terdapat lapangan basket dan gazebo bagi mahasiswa yang ingin berolahraga atau sekedar nongkrong. Sedangkan di ITS, parkir terletak terpisah di masing-masing jurusan / fakultas. Jadi kendaraan bisa masuk di seluruh area kampus. Sempat membayangkan bila ITS menerapkan area parkir seperti ITB, bagus memang, tapi para civitas ITS akan merasakan panasnya cuaca Surabaya yang luar biasa menyengat. Bila dibandingkan dengan ITS, area ITB tidak terlalu besar, tetapi pemanfaatan lahannya dilakukan dengan maksimal sehingga tidak ada lahan kosong. Ini juga bisa jadi potensi bagi ITS, dengan lahan yang sedemikian luas, masih sangat potensial untuk membangun lingkungan kampus yang nyaman dan representatif untuk kegiatan akademik maupun non-akademik.

Dan inilah kondisi Taman Ganesha ITB 😀

Gazebo @Taman Ganesha
Gazebo @Taman Ganesha ITB

Baca entri selengkapnya »

Kota Bandung #2 – Tangkuban Perahu

Posted on Updated on

Postingan ini merupakan kelanjutan dari https://fadlikadn.wordpress.com/2013/06/27/melihat-kota-bandung-dari-dekat-1/. Tujuan kami selanjutnya adalah Gunung Tangkuban Perahu. Kenapa dinamakan Tangkuban Perahu? Menurut legenda, Gunung Tangkuban Perahu merupakan kapal besar yang terbalik sehingga mirip kapal terbalik. Mitosnya seperti itu. Kami melakukan perjalanan pada hari Senin, 24 Juni 2013, setelah pulang dari Telkom RDC gara-gara pembimbing sedang di luar kota 😀

Untuk sampai di Gunung Tangkuban Perahu, dari Gegerkalong kami menggunakan angkot jurusan Lembang. Angkot ini mudah dikenali, berwarna putih dan bertipe L300. Karena jalan menanjak, maklum mobil yang digunakan bertipe L300 yang dikenal kuat dan solar sebagai bahan bakarnya. Tarif dari Gegerkalong sampai Lembang cukup terjangkau, hanya 4000 rupiah per orang (sehari setelah kenaikan BBM). Sesampainya di Lembang, kami melanjutkan perjalanan dengan angkot jurusan Cikole. Sebenarnya trayek angkot ini tidak sampai di Tangkuban Perahu, tetapi setelah kami bernegosiasi, bapak sopir mau mengantar kami PP dari Lembang – Tangkuban Perahu – Lembang dengan biaya yang cukup murah (tarifnya tidak saya tulis di sini karena bapak sopirnya minta jangan bilang siapa-siapa :p ). Sesampainya di Tangkuban Perahu, kami solat terlebih dahulu karena sudah masuk waktu Duhur. Setelah itu, kami langsung dihadapkan pada pemandangan menawan Tangkuban Perahu dengan kawahnya yang mengeluarkan bau belerang yang khas. Baca entri selengkapnya »