Android

Genymotion, The Faster Android Emulator

Posted on Updated on

Kali ini saya menulis beberapa hasil yang saya dapatkan dari aktivitas saya selama 2 hari ini. Jadi selama sebulan ini saya mengikuti training di perusahaan yang berlokasi di Yogyakarta. Di sini saya mendapatkan berbagai pengalaman baru, khususnya bagaimana caranya membuat sebuah perangkat lunak dengan baik dan benar, serta tentunya mengikuti kaidah-kaidah yang baku. Selama sebulan berkutat dengan teknologi .NET (khususnya ASP .NET MVC, Entity Framework, Reporting) tidak serta merta pada saat tahap On Job Training akan ditempatkan di .NET. Justru malah saya ditempatkan di divisi Mobile Programming (Android), hoho.

Bagi teman-teman yang terbiasa bekerja dengan Android SDK tentu sudah tahu bahwa emulator yang disediakan Android SDK sangat “lambat” saat digunakan untuk melakukan compile aplikasi. Nah, setelah berdiskusi dengan senior tentang keluh kesah seputar emulator, ternyata ada juga emulator Android yang cepat dan responsive saat digunakan. Emulator ini terkenal dengan nama Genymotion. Berbeda dengan emulator bawaan Android SDK, untuk menjalankan Genymotion dibutuhkan sebuah Virtual Machine (VM), VirtualBox. Genymotion dapat diunduh cuma-cuma di situs http://www.genymotion.com/.

Genymotion
Genymotion – screenshot diambil langsung dari http://www.genymotion.com/

Sebelum menggunakan Genymotion, kita diharuskan untuk mendaftar terlebih dahulu. Setelah selesai melakukan registrasi, kita dapat mengakses halaman download. Di sini tersedia pilihan untuk berbagai platform. Selain itu, tersedia juga Genymotion yang ditujukan untuk plugin Eclipse. Sayang untuk plugin Eclipse saat ini sudah tidak bisa digunakan. Oke, setelah selesai download, segera jalankan Genymotion sesuai dengan platform yang dipilih. Contoh di sini menggunakan Genymotion versi Windows. Setelah selesai menginstal, akan dihadapkan pada tampilan seperti ini (jangan lupa login terlebih dahulu. So, koneksi internet sangat dibutuhkan di sini). Baca entri selengkapnya »

Iklan

Get Ready PhoneGap in Android

Posted on

Pernah mendengar PhoneGap? Bagi kalangan pengembang mobile, mungkin istilah ini bisa terbilang baru di dunia development mobile. PhoneGap merupakan framework yang digunakan saat mengembangkan aplikasi hybrid di platform mobile. Aplikasi hybrid adalah aplikasi multiplatform yang bisa dikembangkan di berbagai platform mobile terkini, seperti Android, IOS, dan Windows Phone. Implementasi aplikasi hybrid ini menggunakan HTML 5, kombinasi antara teknologi HTML, javascript, dan CSS 3 sehingga menghasilkan aplikasi yang memiliki fitur layaknya native app namun bisa dijalankan di berbagai platform yang berbeda. Info lebih lanjut tentang PhoneGap bisa diakses di http://www.phonegap.com/.

Logo PhoneGap
Logo PhoneGap

Baca entri selengkapnya »

Setting Android Emulator Internet Access

Posted on

Saat akan men-develop aplikasi android, kita bisa menggunakan emulator Android untuk me-running aplikasi untuk pengetesan. Emulator Android terintegrasi dengan Android SDK dan AVD manager yang ada di IDE. Tampilan emulator Android adalah sebagai berikut :

Android Emulator
Android Emulator

Pertanyaan yang sering dikeluarkan oleh para developer pemula adalah bagaimana cara mengakses internet dari emulator? Terlebih bila akses internet dibatasi oleh proxy yang biasanya diterapkan di jaringan perusahaan ataupun kampus. Baca entri selengkapnya »

Membuat Options / Context Menu di Platform Android

Posted on Updated on

Akhirnya sempat juga menulis artikel tentang hasil utak-atik saya. Kali ini saya akan membagikan hasil “riset” saya selama sehari ini. Saya sempatkan untuk belajar android selama berjam-jam.

Teman-teman pasti tahu context menu di android kan? Ini dia yang dinamakan context menu..

Options Menu Example 2
Options Menu Example 2

Menu yang ada di bagian bawah itulah yang dinamaikan context menu. Menu tersebut juga bisa berbentuk sebuah options menu, seperti listview namun terletak di bagian bawah layar. Baca entri selengkapnya »

Membuat Formulir Entri Mahasiswa di Android (Design Only, No Database)

Posted on Updated on

Android_logo

Formulir? Di android? Untuk apa?

Hmm..sebelum saya menulis artikel ini, saya ingin memberitahukan bahwa saya sekarang sedang ingin belajar tentang android. Maksudnya bagaimana men-develop aplikasi yang berada dalam platform Android, sebuah platform mobile baru yang akhir-akhir ini sedang naik daun karena experience-nya yang dirasa baru dalam dunia mobile. Platform Android ini popularitasnya semakin naik seiring berjalannya waktu, makin menyaingin Symbian, Java, bahkan Iphone dalam perebutan pasar sistem operasi mobile. Android adalah platform yang dikembangkan oleh Google, tahu sendiri lah kredibilitas Google seperti apa kalau mengembangkan sebuah teknologi.

Di sini saya penasaran banget, pengen banget belajar Android, sekalian belajar Java (sekedar info : bahasa pemrograman yang digunakan dalam Android adalah Java), hehe 🙂 . Awalnya bingung, mau mulai dari mana. Dan dengan saya menulis artikel ini, setidaknya saya tahu arah saya kemana saya harus belajar untuk memulai android ini.. ^_^. Coming soon, akan banyak artikel tentang Android yang memenuhi blog perekam jejak ini, selain artikel tentang rekaman jejak-jejak saya tentunya. Semoga mood mempelajari Android ini terus terjaga. Untuk itu, buat teman-teman yang juga berminat mempelajari Android ini, ayo gabung bareng-bareng. Kita belajar bareng, sharing bareng..

Oke,mulai saja..

Saya di sini mengambil kasus saat pengambilan data-data tentang mahasiswa. Untuk proses pengambilan dta, tentu dibutuhkan formulir yang digunakan untuk mendata field-field mahasiswa, seperti: Nama,NRP, Jurusan, Angkatan, Alamat (<- saya contohkan seperti itu dulu). Bagi teman-teman yang pernah berkecimpung di pemrograman web, biasanya untuk membuat aplikasi seperti ini yang pertama dibuat adalah element form. Di sini pengembangan masih sebatas desain, belum sampai level database. Ke depannya semoga saya bisa meng-share ilmu saya tentang database pada android.

Baca entri selengkapnya »