Scrum Methodology

Posted on

Dalam sebuah proses pengembangan perangkat lunak, dibutuhkan proses-proses yang saling terintegrasi yang dimulai dari tahap requirement, design, implementasi, testing sampai dengan deployment. Metodologi yang umum digunakan di Indonesia saat ini yakni menggunakan RUP (Rational Unified Process), di mana tahap-tahap di atas dilakukan secara urut dan terstruktur. Tetapi, seringkali pada proses pengembangan perangkat lunak, ada banyak perubahan yang terjadi karena dinamika perusahaan yang memungkinkan adanya penambahan requirement (permintaan). Kalau sudah begini, jika menggunakan metodologi RUP, tim developer akan mengalami kesulitan jika dihadapkan pada banyaknya perubahan yang terjadi. Untuk menyelesaikan problem inilah, metodologi Scrum diciptakan. Apa metodologi Scrum itu? Apa yang membedakannya dengan RUP?

Scrum Framework
Scrum! – ilustrasi diambil dari http://www.scrumhint.com/agile-glossary/

Scrum saat ini menjadi alternatif yang mulai banyak digunakan dalam proses pengembangan perangkat lunak. Scrum sendiri sebenarnya adalah sebuah framework yang mengimplementasikan proses Agile Development. Untuk menjelaskan bagaimana Scrum mengubah paradigma dalam proses bekerja dan apa perbedaannya dengan RUP, saya akan mencontohkan dengan sebuah ilustrasi berikut.

Sebuah development team beranggotakan sekitar 5 orang, dibagi berdasarkan tahap-tahap yang dilakukan pada proses software development, yakni proses Requirement, Design, Implementation, Testing, dan Deployment. Beberapa saat kemudian tim ini menerima sebuah project dari klien, di mana tim diminta untuk membuat sebuah aplikasi untuk membantu proses bisnis yang klien minta. Karena tim sadar bahwa sang klien adalah seorang petinggi perusahaan yang sedang berkembang, maka tim memutuskan untuk menggunakan Scrum karena kelebihannya yang dapat menerima berbagai perubahan yang mungkin akan muncul pada proses pengembangan aplikasi.

Baca entri selengkapnya »

Yuk Join Wonosobo Muda!

Posted on Updated on

Kamu putra asli Wonosobo? Sekarang sedang merantau dalam rangka mencari ilmu dan punya mimpi untuk bermanfaat bagi daerah asal kamu? Punya banyak ide, kreatif, inovatif, atraktif? Ada satu wadah lagi yang tepat buat kamu untuk berkontribusi, Wonosobo Muda, sebuah gerakan yang diinisiasi oleh teman-teman Wonosobo yang tersebar di berbagai daerah dan negara dalam rangka membangun kota kecil kita tercinta, Wonosobo.

Di sini teman-teman dapat saling berkolaborasi satu sama lain, menggabungkan ilmu dan skill yang teman-teman miliki untuk berbuat sesuatu untuk Wonosobo. Gerakan ini bertujuan untuk membuka mata teman-teman akan potensi yang dimiliki oleh Wonosobo di berbagai bidang. Bayangkan, dengan kekayaan alamnya saja, sebenarnya Wonosobo memiliki potensi untuk mengembangkan sektor wisatanya. Belum lagi sektor yang lain.

Nah, Wonosobo Muda mengundang teman-teman untuk berpartisipasi nih. Kita butuh teman-teman dengan ilmu di berbagai bidang. Untuk teman-teman yang berkecimpung di bidang ekonomi dan wirausaha, ayo salurkan ide-ide brilian tentang potensi ekonomi Wonosobo. Di bidang pertanian, kita butuh teman-teman yang jeli dan kritis akan segala permasalahan pertanian di Wonosodo dan solusinya. Di bidang tata kota, politik dan kebijakan publik, kita butuh teman-teman yang concern pada solusi kreatif pada kebijakan pemerintah sehingga dapat diterapkan secara efektif pada masyarakat. Di bidang teknologi dan sains, kita butuh solusi inovatif untuk menyelesaikan permasalahan di Wonosobo. Apapun bidang teman-teman, Wonosobo Muda sangat terbuka dan sangat mengapreasiasi apabila teman-teman tertarik bergabung.

Ayo Join Wonosobo Muda!
Ayo Join Wonosobo Muda!

Bayangkan, apabila para expert masing-masing di bidangnya bersama-sama berkolaborasi, kita dapat berbuat sesuatu yang nyata untuk Wonosobo. Info pendaftaran dapat dibuka di portal resmi Wonosobo Muda, dimulai dari tanggal 1-14 September 2014 (dicatat ya guys!). Untuk membangun Indonesia Raya, tentunya harus dimulai dari para putra daerah yang juga turut membangun daerahnya. Ayo guys, kapan lagi, gabung sekarang! :)

Wonosobo Muda, Inspiring, Empowering !

Tips – Mengelola SourceCode

Posted on Updated on

SourceCode? Itu makanan apa? (-_-). Mungkin istilah ini masih terdengar asing bagi orang kebanyakan, tapi sourcecode merupakan makanan sehari-hari bagi teman-teman yang bergelut di bidang teknologi informasi (IT). Tanya saja kepada simbah, bapak, sepupu, anak atau teman yang pernah kuliah atau memiliki hobi IT. SourceCode adalah kode sumber yang digunakan untuk membangun sebuah perangkat lunak, baik yang berupa aplikasi maupun bukan. Setelah instruksi-instruksi pada SourceCode selesai ditulis, dilakukan proses kompilasi sehingga SourceCode dapat berubah menjadi sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan, singkatnya begitu.

Nah, analogikan programer sebagai seorang penulis. Penulis menyelesaikan naskah bukunya dalam beberapa tahap, disimpan sebagai draft, dan apabila ada kesalahan penulis akan memperbaikinya kembali sampai naskah bukunya selesai untuk kemudian dikirimkan ke penerbit. Demikian juga programmer. Dalam menuliskan kode-kode, programmer pun tidak luput dari yang namanya kesalahan. Menulis, checking, debugging, salah, tulis lagi, dan seterusnya sampai perangkat lunak telah sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Maka dari itu, programmer dituntut untuk selalu teliti dalam menuliskan instruksi kode untuk meminimalisir kesalahan.

Deretan Buku
Buku Tersusun Rapi – ilustrasi via http://wall.alphacoders.com/big.php?i=375332

Baca entri selengkapnya »

Tips – Produktif Dengan Jadwal Harian

Posted on Updated on

Apabila kamu diberikan pertanyaan gini, “Dalam 24 jam sehari 7 hari seminggu, kira-kira berapa alokasi waktu yang kamu gunakan untuk aktivitas produktif, hiburan, istirahat maupun aktifitas dadakan yang mungkin saja datang secara tiba-tiba?”. Padahal sudah menjadi rahasia umum, bahwa waktu yang diberikan untuk manusia itu sama-sama 24 jam dalam 1 hari. Tapi mengapa ada seseorang yang memiliki prestasi dan aktivitas beragam, dan ada pula seseorang yang biasa-biasa saja dalam menjalani kehidupan?

Tentunya teman-teman sekalian sudah tahu apa jawabannya, yaitu manajemen waktu. Iya, manajemen waktu merupakan salah satu skill yang harus dikuasai oleh setiap orang, baik itu pekerja, pengusaha, mahasiswa, bahkan pelajar sekalipun. Dengan manajemen waktu inilah seseorang dapat memanfaatkan setiap waktunya untuk beraktivitas yang memberikan added value pada dirinya maupun orang lain. Kemudian misal ada pertanyaan begini, “Mas, saya kan sibuk nih, mobilitas saya tinggi, jadwal padat, dan deadline pekerjaan mepet. Terus gimana dong saya bisa ngatur manajemen waktu saya agar ndak mubadzir dan tetap bermanfaat?“.

Tetapkan Tujuan
Tetapkan Tujuan Guys! – ilustrasi via http://www.usmansheikh.com/success-factors/being-productive-vs-being-busy

Baca entri selengkapnya »

Konversi Tapma ke Taplus Muda

Posted on Updated on

Hai guys, punya buku tabungan di BNI? Kalau iya, tipe rekening apa yang pembaca miliki? Tapma (Tabungan Plus Mahasiswa), Taplus Muda, atau Taplus Biasa (Reguler). Nah, kali ini saya akan cerita tentang bagaimana cara mengubah tipe tabungan di BNI tetapi dengan nomor rekening yang sama. Latar belakang kenapa saya harus melakukan pengubahan tabungan ini dikarenakan status saya yang sebentar lagi sudah bukan lagi mahasiswa. Sedangkan tipe tabungan saya yaitu Tapma, tabungan khusus untuk mahasiswa, yang memang dikenal dengan biaya administrasinya yang lebih rendah dibandingkan tipe tabungan yang lainnya. Setelah berdiskusi dengan Customer Service, saya mendapatkan informasi bahwa Taplus Muda ditujukan untuk individu dengan umur maksimal 25 tahun, setelah itu mau tidak mau harus dikonversi lagi menjadi Taplus Reguler. Biaya administrasinya juga berbeda. Untuk Taplus Muda, dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 5.000,- sedangkan untuk Taplus Reguler sebesar Rp 12.000,- setiap bulannya. Karena sebentar lagi saya wisuda dan otomatis saya kehilangan status mahasiswa, saya lebih memilih Taplus Muda, apalagi fasilitas yang ditawarkan keduanya cenderung sama. Lumayan menghemat Rp 84.000,- per tahun hanya untuk biaya administrasi.

Customer Service
Ilustrasi Customer Service – diambil dari http://www.gbgindonesia.com/en/finance/directory/bni_syariah/products/additional_services.php

Baca entri selengkapnya »

Surabaya on Google Street!

Posted on

Hai netizen, ada kabar gembira nih bagi teman-teman yang gemar menjelajahi tempat-tempat baru. Sekarang pencarian tempat bisa dilakukan dengan mudah menggunakan Google Street. Ya Google Street. Google Street sekarang mulai merambah kota-kota di Indonesia, walau memang untuk saat ini hanya bisa mengakses kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Tapi ini sudah cukup membantu bagi teman-teman yang tersesat di suatu tempat maupun ingin mengetahui bagaimana tempat-tempat yang belum pernah kita kunjungi. Saya sendiri baru mencoba fasilitas Google Street ini beberapa hari kemarin. Ceritanya saya diundang oleh sebuah perusahaan teknologi pada sebuah hotel di Surabaya untuk final interview. Karena hotelnya terasa asing, ya udah saya cari deh di Google Map. Ternyata, selain bisa mengakses peta, saya juga bisa mengetahui kondisi jalan dan bangunan yang akan saya lewati untuk mencapai hotel tersebut. Tetapi panorama yang disajikan oleh Google Street ini bukan siaran live, tetapi merupakan kumpulan foto-foto yang diambil oleh Mobil Google yang secara rutin berkeliling di seluruh penjuru kota. Jadi jangan kaget apabila di jalan pembaca secara tidak sengaja berpapasan dengan mobil ini, karena bisa jadi teman-teman akan sekaligus terpampang (jadi terkenal) di layanan Google ini. Oke, kira-kira mobilnya seperti ini deh..

Mobil Google Map Street View - diambil dari http://www.tempo.co/read/news/2013/07/10/072495265/Google-Maps-dengan-Navigasi-Hadir-di-Indonesia
Mobil Google Map Street View – diambil dari http://www.tempo.co/read/news/2013/07/10/072495265/Google-Maps-dengan-Navigasi-Hadir-di-Indonesia

Baca entri selengkapnya »

Lika-liku Tugas Akhir

Posted on

ITSTouringView

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Marilah bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmatnya sehingga saya bisa menulis artikel lagi pada blog “tersayang” saya ini. Terima kasih pula bagi para kawan-kawan yang menyempatkan waktunya untuk membaca artikel-artikel dari saya. Postingan blog saya kali ini merupakan yang pertama kalinya setelah sekitar 6 bulan vakum menulis karena berbagai kesibukan dan aktivitas. Nah, untuk mengobati kerinduan pembaca akan tulisan saya, saya akan memberikan sedikit cerita tentang apa yang telah saya lalui selama 6 bulan ini. (mas, ini curhat ya? bisa dibilang begitu, juga bisa dibilang tidak, haha).

Oke, di semester terakhir saya (semester 8) ini, sebenarnya saya sudah tidak mengambil mata kuliah yang membutuhkan tatap muka di kelas lagi. Saya hanya mengambil SKS untuk Tugas Akhir sebesar 5 SKS. Saya juga sudah tidak menyibukkan diri di organisasi yang membutuhkan akses keluar yang banyak, dan kebanyakan hanya stay di laboratorium sebagai “Administrator” (atau bisa dibilang juga penjaga lab). Seperti pembaca ketahui di artikel sebelumnya bahwa saya telah menyelesaikan tahap sidang proposal awal Tugas Akhir sekitar bulan November tahun kemarin. Ironisnya, karena saat itu semester 7 dan saya masih berkutat dengan mata kuliah yang lain, rencana yang telah saya susun belum dapat dieksekusi. Menurut rencana saya, Tugas Akhir bisa selesai sekitar bulan Februari / Maret, tetapi kenyataan berkata lain. Saya harus ketat membagi waktu untuk menyelesaikan berbagai tugas kuliah dan progress Tugas Akhir. Kesalahan lainnya adalah jarangnya komunikasi dengan dosen pembimbing Tugas Akhir saya. Setelah selesai sidang proposal, saya jarang (sangat jarang) melakukan bimbingan dengan dosen, baik itu dosen pembimbing 1 maupun 2. Bisa dikatakan saya “ngilang” pada waktu itu.

Akhirnya, setelah selesai mengurus berbagai urusan, Tugas Akhir dapat mulai dikerjakan pada bulan Maret, melenceng sekitar 4 bulan dari jadwal semula. Tugas Akhir saya diimplementasikan dengan bahasa pemrograman Java (Android native) pada sisi client an PHP pada server. Pada Tugas Akhir diimplementasikan cukup banyak konsep dan teknologi, antara lain OOP, StoredProcedure dengan MySQL, REST Web Service, JSON, Google Map API, jQuery, PathFinding dengan Algoritma Dijkstra, dan penghitungan jarak 2 titik point yang berbeda dengan Rumus Haversine. Akhirnya setelah memakan waktu 4 bulan untuk tahap analisa, perancangan, implementasi, pengujian dan kemudian sidang dengan dosen pembimbing dan penguji, akhirnya Tugas Akhir selesai :)

Bismillah, Man Jadda Wajada
Bismillah, Man Jadda Wajada